Call of Duty: Black Ops III
-
Front Cover
-
Back Cover
Gim tembak-menembak orang pertama berlatar tahun 2065, menggabungkan kampanye berbasis sibernetika, multiplayer kompetitif, dan mode Zombies yang sangat lengkap, menjadikannya salah satu entri paling padat konten dalam seri ini.
Deskripsi
Black Ops III merupakan entri keduabelas dalam waralaba ini sekaligus sekuel langsung dari Black Ops II. Kampanye permainan ini mengambil latar empat puluh tahun setelahnya, di dunia yang telah berubah akibat perubahan iklim, robotika canggih, dan augmentasi sibernetik. Pemain berperan sebagai tentara yang ditingkatkan dengan teknologi Direct Neural Interface, yang memberikan akses ke kemampuan khusus serta sistem pergerakan dinamis seperti berlari di dinding, lompatan dorong, dan meluncur cepat. Berbeda dengan kampanye sebelumnya, mode ini dirancang untuk kooperatif empat pemain, dengan level yang lebih luas, terbuka, dan perkembangan alur yang bercabang. Multiplayer dalam gim ini memperkuat fondasi kompetitif waralaba, menambahkan spesialis unik dengan senjata atau kemampuan khas, kustomisasi mendalam, dan sistem peringkat. Mekanika pergerakan yang dinamis membuat navigasi terasa lebih cepat dan vertikal dibanding seri terdahulu, mengubah desain peta dan tempo permainan. Mode ini sangat dihargai karena kedalaman dan nilai ulangnya. Mode Zombies menjadi salah satu aspek paling ikonik dari Black Ops III. Mode ini memiliki alur narasi sendiri, dimulai dari Shadows of Evil dan berlanjut melalui berbagai peta yang dapat diunduh. Ekspansi Zombies Chronicles kemudian melakukan remaster pada delapan peta klasik dari judul sebelumnya, menjadikan entri ini pengalaman definitif bagi penggemar formula bertahan hidup melawan mayat hidup. Black Ops 4 nantinya tidak akan mengembangkan mekanika ini dan berfokus sepenuhnya pada pengalaman yang berorientasi pada multiplayer. Gim ini sebagian besar diterima dengan baik berkat banyaknya konten, inovasi dalam sistem pergerakan, dan pengalaman mode Zombies. Namun, kampanye gim ini menuai kritik karena cerita yang berbelit dan kurangnya dampak emosional. Versi PS3 dan Xbox 360 mengalami kendala performa dan tidak menyertakan kampanye, namun mengingat keterbatasan teknologi saat itu, hal tersebut dapat dimaklumi. Gim ini menjadi gim ritel terlaris di AS pada tahun 2015 dan akhirnya terjual lebih dari 43 juta kopi di seluruh dunia, menjadikannya salah satu judul paling sukses di generasi kedelapan. Jika menilik kembali, Black Ops III dikenang sebagai titik balik dalam seri ini. Gim ini ambisius dari segi cakupan, eksperimental dalam mekanika, dan sangat berpengaruh berkat konten Zombies-nya.
Lembar Data
| Nama Item |
|
|---|---|
| Kode Item |
|
| Nomor Item |
|
| Jumlah |
|
| Seri | |
| Jenis | |
| Genre | |
| Tema | |
| Teritori | |
| Kemasan | |
| Dokumentasi | |
| Pengembang | |
| Penerbit | |
| Media | |
| Jumlah Pemain | |
| Klasifikasi | |
| Tanggal Rilis | |
| Tanggal Ditambahkan |
|