Spot Goes To Hollywood
Platformer isometrik 32-bit yang dikenal karena gaya visual pra-render yang mentransisikan peninggalan branding maskot korporat 16-bit ke era CD-ROM.
Deskripsi
Spot Goes to Hollywood menghadirkan maskot berkacamata hitam ini ke Sega Saturn. Meskipun terdapat game dengan judul yang sama persis yang dirilis untuk Mega Drive/Genesis beberapa tahun sebelumnya, rilis 32-bit di Saturn ini (bersama dengan versi PlayStation-nya) merupakan game yang dibangun ulang sepenuhnya dari nol, hanya berbagi premis dasar dan latar bertema film. Desainnya mencerminkan tren platformer maskot pertengahan 90-an di mana sprite CGI pra-render sangat dijunjung tinggi. Karena perubahan perjanjian lisensi internasional terkait merek 7 Up, referensi minuman ringan tersebut dikurangi secara signifikan atau dihilangkan sepenuhnya dari rilis Eropa dan 32-bit, mengubah maskot perusahaan yang dulunya terkenal menjadi titik merah antropomorfik yang agak generik.
Pengalaman bermainnya berpusat pada perspektif isometrik, pseudo-3D. Pemain mengendalikan Spot saat ia tersedot ke dalam proyektor film, memaksanya melintasi berbagai set film, termasuk kapal bajak laut, rumah hantu, koridor fiksi ilmiah, dan kota-kota bergaya Western, untuk menyelamatkan teman-temannya yang terjebak. Cerita berlanjut dengan menjelajahi level non-linear untuk menemukan bintang tersembunyi dan mengumpulkan ratusan titik merah yang tersebar di seluruh area. Namun, sudut pandang isometrik secara fundamental menentukan gameplay dengan cara yang sangat kontroversial; menilai kedalaman, bayangan, dan posisi spasial untuk lompatan platforming yang presisi sangat sulit, mengharuskan pemain untuk sangat mengandalkan hafalan dan metode coba-coba alih-alih sekadar refleks.
Saat dirilis, Spot Goes to Hollywood menerima ulasan yang cukup beragam. Para pengulas majalah memuji animasi sprite pra-render yang mengesankan dan halus serta penyertaan cutscene FMV berkualitas tinggi yang memanfaatkan media optik Saturn. Namun, mereka sangat mengkritik game ini karena kamera isometrik yang membuat frustrasi, deteksi tabrakan yang kaku, dan lonjakan tingkat kesulitan yang kejam. Secara retrospektif, ini adalah platformer yang menonjol secara visual namun cacat secara mekanis dari momen singkat ketika lisensi yang ada berpindah ke platform yang lebih baru tepat sebelum kedatangan lingkungan 3D free-roaming yang membuat perspektif isometrik kaku ini menjadi usang.
Lembar Data
| Nama Item |
|
|---|---|
| Kode Item |
|
| Nomor Item |
|
| Seri | |
| Jenis | |
| Genre | |
| Wilayah | |
| Teritori | |
| Kemasan | |
| Dokumentasi | |
| Pengembang | |
| Penerbit | |
| Distributor | |
| Media | |
| Jumlah Pemain | |
| Periferal | |
| Klasifikasi | |
| Tanggal Rilis | |
| Tanggal Ditambahkan |
|