SaGa 3: Jikū no Hasha
Sa・Ga3 時空の覇者 (サ・ガ 3)-
Box Front
-
Box Back
RPG handheld tentang sekelompok anak yang dikirim melintasi waktu untuk mencegah masa depan yang tenggelam dan menghadapi kekuatan agung di balik keruntuhan dunia. Petualangan padat ini memadukan fantasi, fiksi ilmiah, perjalanan waktu, dan sistem perubahan kelas ke dalam struktur RPG yang lebih tradisional dibandingkan judul SaGa Game Boy sebelumnya.
Deskripsi
SaGa 3: Jikū no Hasha menjadi penutup trilogi orisinal di Game Boy, hadir saat seri ini mulai terbagi menjadi dua identitas: lini portabel SaGa yang dikenal di pasar internasional sebagai Final Fantasy Legend, dan arah yang lebih ambisius di Super Famicom yang nantinya menjadi Romancing SaGa. Berbeda dengan dua pendahulunya, pengembangan judul ini tidak dipimpin langsung oleh Akitoshi Kawazu karena ia sedang fokus menangani Romancing SaGa. Tanggung jawab pengembangan dialihkan ke tim Square di Osaka, yang menjelaskan mengapa game ini terasa lebih konvensional dibandingkan iterasi sebelumnya.
Petualangan ini mengikuti empat pahlawan muda yang melintasi masa lalu, masa kini, dan masa depan demi menghentikan Water Entity yang destruktif dan mengubah sejarah sebelum dunia hancur lebur. Alih-alih melintasi dunia-dunia kecil yang terhubung oleh menara atau pilar, petualangan ini berfokus pada lini masa yang berbeda serta perbaikan bertahap pada Talon, kapal penjelajah waktu yang menjadi kunci utama progres permainan. [strategywiki.org], [saga.fandom.com]
Sistem party-nya mempertahankan beberapa identitas SaGa namun melunakkan aspek yang lebih keras. Karakter utama sudah ditetapkan sejak awal, bukan dibentuk dari nol. Pertumbuhan karakter menggunakan poin pengalaman (EXP) dan pengembangan kemampuan yang lebih umum, di samping mekanisme transformasi. Manusia dan mutan membentuk party dasar, sementara daging atau komponen dari musuh memungkinkan karakter berubah menjadi monster, binatang, cyborg, atau robot. Hal ini menjadikan sistemnya lebih mudah dipahami daripada game sebelumnya, namun tetap menyimpan cita rasa eksperimental khas seri ini.
SaGa 3 hampir menjadi antitesis dari SaGa 2, yang masih membawa filosofi desain berbasis penggunaan (usage-based) yang menghubungkan karya Kawazu dengan Final Fantasy II. Judul ini bergerak lebih dekat ke arah RPG konvensional yang digerakkan oleh cerita, dengan karakter tetap, plot yang lebih jelas, progres yang tidak terlalu kejam, serta sensasi petualangan linear yang lebih terasa. Hal ini membuatnya terasa lebih mirip dengan RPG mainstream dari Square pada masanya dibandingkan entri SaGa yang lebih aneh dan abstrak.
Secara retrospektif, sifat konvensional tersebut menjadikannya entri yang unik dalam keseluruhan seri. Ini adalah bagian dari trilogi SaGa orisinal, namun karakteristik yang kemudian diasosiasikan dengan waralaba ini—seperti struktur bebas, pertumbuhan karakter yang tidak lazim, opasitas mekanis, dan eksperimentasi liar—lebih kuat diwariskan pada seri Romancing SaGa ketimbang game ini. Dengan demikian, SaGa 3 berperan sebagai penutup trilogi handheld sekaligus sebuah cabang sampingan. Di Barat, game ini kembali mencerminkan strategi pemasaran Square saat itu, dijual di bawah nama Final Fantasy Legend meskipun secara teknis merupakan bagian dari seri SaGa di Jepang.
Lembar Data
| Nama Item |
|
|---|---|
| Nama Asli |
|
| Kode Item |
|
| Nomor Item |
|
| Seri | |
| Jenis | |
| Genre | |
| Teritori | |
| Kemasan | |
| Dokumentasi | |
| Pengembang | |
| Penerbit | |
| Media | |
| Jumlah Pemain | |
| Harga Peluncuran |
|
| Tanggal Rilis | |
| Tanggal Ditambahkan |
|