Star Wars Battlefront
-
Front Cover
-
Back Cover
Reboot dengan fidelitas tinggi dari waralaba gim multiplayer Star Wars yang populer. Judul ini mengesampingkan cerita orisinal demi menyajikan imersi sinematik dalam trilogi orisinal. Gim ini juga menjadi etalase teknis bagi mesin Frostbite, menghadirkan rekreasi fotorealistik dari semesta Star Wars melalui fotogrametri tingkat lanjut.
Deskripsi
Star Wars Battlefront berfokus secara eksklusif pada era Perang Saudara Galaksi, memungkinkan pemain untuk terlibat dalam konflik ikonik antara Rebel Alliance dan Galactic Empire. Permainan ini tidak terikat pada alur naratif tertentu, melainkan mengandalkan penceritaan lingkungan dari planet-planet seperti Hoth, Endor, Tatooine, dan Sullust. Judul ini menempatkan pemain langsung ke dalam estetika trilogi film orisinal dengan memanfaatkan desain suara autentik serta aset visual yang diambil langsung dari arsip Lucasfilm. Hasilnya adalah sebuah tontonan sinematik yang menekankan nuansa orisinal Star Wars melalui tekstur fidelitas tinggi dan musik latar dinamis yang terinspirasi dari karya John Williams.
Gameplay berkisar pada pertempuran infanteri dan kendaraan skala besar dari sudut pandang orang pertama maupun orang ketiga. Mode unggulan, Walker Assault, mempertandingkan 40 pemain dalam pertempuran multi-tahap yang berpusat pada pergerakan AT-AT Imperial yang masif. Mekanisme permainan mengandalkan sistem loadout “Star Card” untuk kemampuan dan sistem pengambilan token untuk mengakses kendaraan serta karakter hero seperti Darth Vader dan Luke Skywalker. Meskipun judul ini tidak memiliki kampanye pemain tunggal tradisional, terdapat misi yang menawarkan skenario pelatihan skala kecil, bertahan hidup, dan pertempuran yang dapat dimainkan secara solo atau co-op lokal. Pada perangkat keras Xbox One, gim ini memprioritaskan performa 60 frame per detik yang konsisten, meskipun mengakibatkan resolusi render internal berada di angka 720p guna menjaga stabilitas selama rangkaian visual yang intens.
Penerimaan gim ini sangat terbagi antara kekaguman teknis dan frustrasi mengenai cakupannya. Para kritikus memujinya sebagai gim Star Wars yang paling mengesankan secara visual dan audio, dengan teknik fotogrametri yang menghasilkan lingkungan yang terlihat “sangat realistis.” Namun, gim ini banyak dikritik karena kurangnya konten saat peluncuran serta keputusan untuk mengunci lokasi ikonik seperti Death Star dan Cloud City di balik Season Pass senilai $50. Banyak pemain menganggap mekanismenya terlalu disederhanakan dibandingkan dengan seri Battlefield dari DICE. Sekuelnya, Star Wars Battlefront II (2017), menjawab kritik utama dari seri orisinal ini dengan menyertakan kampanye pemain tunggal kanonik serta konten dari era prekuel dan sekuel. Aspek transaksional dalam gim ini juga berevolusi terlepas dari kekhawatiran komunitas yang terus berlanjut. Entri reboot orisinal ini menetapkan standar visual dan auditori untuk era modern gim Star Wars, yang memengaruhi arahan estetika judul-judul selanjutnya seperti Star Wars Jedi: Fallen Order. Gim ini tetap menjadi entri unik karena dedikasinya yang fokus pada era pembuatan film 1977–1983 secara spesifik.
Lembar Data
| Nama Item |
|
|---|---|
| Kode Item |
|
| Nomor Item |
|
| Seri | |
| Jenis | |
| Genre | |
| Ciri-ciri | |
| Teritori | |
| Kemasan | |
| Dokumentasi | |
| Pengembang | |
| Penerbit | |
| Media | |
| Jumlah Pemain | |
| Periferal | |
| Mode Video | |
| Middleware | |
| Klasifikasi | |
| Tanggal Rilis | |
| Tanggal Ditambahkan |
|