Box & Manual: Stunt Race FX
-
Box Front
-
Box Back
Gim balap poligon 3D inovatif yang dibangun di atas kemampuan chip Super FX, dirancang dengan fokus pada pergerakan berbasis fisika, desain kendaraan berkarakter, dan tontonan teknis.
Deskripsi
Stunt Race FX menandai kolaborasi besar kedua antara tim EAD internal Nintendo dan pengembang asal Inggris, Argonaut Software, setelah kesuksesan Star Fox. Permainan ini meninggalkan gaya balap Mode 7 berbasis sprite yang lazim ditemukan di F-Zero atau Super Mario Kart dan beralih sepenuhnya ke mesin 3D. Pemain menavigasi berbagai kendaraan antropomorfik yang penuh warna, lengkap dengan mata ekspresif dan suspensi yang dinamis, melintasi lintasan bertema mulai dari sirkuit santai, jalur pegunungan yang berbahaya, hingga arena aksi yang penuh rintangan. Meskipun bernuansa ringan dan jenaka, teknologi di balik layar gim ini berada di garda terdepan era 16-bit.
Gim ini menitikberatkan pada aspek bobot, traksi, dan penggunaan strategis meteran Boost terbatas yang juga berfungsi sebagai indikator kesehatan kendaraan. Berbeda dengan gim balap pada umumnya, menabrak dinding atau mendarat dengan buruk setelah melompat akan mengakibatkan kerusakan fisik yang dapat berujung pada eliminasi dari balapan. Pemain dapat memilih dari empat kendaraan unik: 4WD yang seimbang, F-Type berkecepatan tinggi, Coupe yang lincah, serta Trailer besar yang dapat dibuka. Secara teknis, gim ini merupakan hasil dari kompromi dan optimasi yang cermat; ia memanfaatkan chip Super FX GSU-1 untuk merender poligon kompleks, meskipun harus menggunakan bingkai grafis besar di sekitar jendela permainan untuk mengurangi area rendering aktif agar frame rate tetap terjaga. Tampilan ‘letterbox’ yang sempit ini adalah pengorbanan yang diperlukan agar SNES mampu menghitung fisika waktu nyata, seperti simulasi mobil yang miring saat menikung atau terguling dengan realistis pasca tabrakan.
Saat dirilis, gim ini menjadi pameran visual bagi perangkat kerasnya, menuai pujian berkat estetika 3D yang inovatif dan sensasi pengendalian mobil yang terasa organik. Namun, rata-rata frame rate sekitar 15 fps (angka yang cukup wajar dan terhormat untuk zamannya) menjadikan gim ini lebih sulit dikuasai dibandingkan rekan-rekan 2D-nya. Dalam tinjauan retrospektif, gim ini sering kali terlupakan namun menjadi bagian krusial dari awal revolusi gim konsol 3D. Ia membuktikan bahwa lingkungan poligon yang kompleks dapat berjalan di konsol 16-bit, meski perangkat kerasnya harus dipacu hingga batas maksimal untuk mencapainya.
Lembar Data
| Nama Item |
|
|---|---|
| Kode Item |
|
| Nomor Item |
|
| Jenis | |
| Genre | |
| Tema | |
| Wilayah | |
| Teritori | |
| Kemasan | |
| Dokumentasi | |
| Pengembang | |
| Penerbit | |
| Distributor | |
| Media | |
| Jumlah Pemain | |
| Harga Peluncuran |
|
| Tanggal Rilis | |
| Tanggal Ditambahkan |
|