The Invisible Hours
-
Front Cover
-
Back Cover
Sebuah misteri berbasis narasi yang disajikan sebagai drama panggung interaktif, menempatkan pemain di dalam sebuah rumah mewah yang luas di mana waktu berjalan secara simultan untuk semua karakter, dan tantangannya terletak pada memilih siapa yang harus diikuti, apa yang harus diamati, serta bagaimana menyatukan kepingan kebenaran di balik sebuah pembunuhan.
Deskripsi
The Invisible Hours dikembangkan untuk perangkat virtual reality dan, berbeda dengan gim petualangan pada umumnya, gim ini tidak mengandalkan teka-teki maupun pertarungan. Sebaliknya, gim ini berfungsi sebagai teater imersif: tujuh karakter memainkan cerita yang saling terhubung secara waktu nyata sepanjang satu malam. Pemain bebas bergerak di dalam rumah mewah, memutar balik atau mempercepat waktu, serta mengikuti individu yang berbeda untuk menyaksikan percakapan pribadi, rahasia, dan kontradiksi mereka. Premis utamanya berpusat pada kematian penemu Nikola Tesla yang telah mengundang sekelompok tamu ke kediamannya yang terpencil, di mana setiap tamu memiliki motif dan masa lalu yang tersembunyi.
Pengalaman ini sering dibandingkan dengan drama panggung dan sinema eksperimental, dengan perspektif bercabangnya yang mengingatkan pada karya seperti Sleep No More di teater atau Rashomon dalam film. Sebagai rilisan kontemporer dengan eksperimen naratif lain seperti Her Story atau Everybody’s Gone to the Rapture, gim ini menonjol berkat penekanannya pada penyampaian cerita simultan alih-alih progresi linear. The Sexy Brutale juga menggunakan penyampaian cerita simultan, dengan karakter yang menjalankan tindakan mereka sendiri secara paralel baik saat pemain hadir maupun tidak. Perbedaannya, The Invisible Hours menempatkan pemain sebagai pengamat yang memutar balik waktu dan mengikuti berbagai alur layaknya sebuah pertunjukan interaktif, sementara The Sexy Brutale menggunakan mekanisme hari yang berulang di mana pemain secara aktif melakukan intervensi untuk mencegah pembunuhan dan mengubah hasil akhir.
Penerimaan gim ini umumnya positif, dengan banyak pihak memuji atmosfer, performa akting yang kuat, dan struktur inovatifnya, meskipun beberapa pengamat mencatat bahwa interaktivitasnya terbatas jika dibandingkan dengan gim konvensional. Gim ini dianggap sebagai upaya berani untuk membayangkan kembali bagaimana cerita dapat disampaikan dalam medium di mana pemain bukanlah peserta aksi, melainkan pengamat kebenaran yang terungkap dari berbagai sudut pandang.
Lembar Data
| Nama Item |
|
|---|---|
| Kode Item |
|
| Nomor Item |
|
| Jenis | |
| Genre | |
| Tema | |
| Ciri-ciri | |
| Teritori | |
| Kemasan | |
| Pengembang | |
| Penerbit | |
| Media | |
| Jumlah Pemain | |
| Periferal | |
| Mode Video | |
| Klasifikasi | |
| Tanggal Rilis | |
| Tanggal Ditambahkan |
|